Hukum & Kriminal

Agus Cekcok Dengan Ibu Kost, Papi Yang Dapat Batunya

WANUA-SULSEL.COM, PINRANG — Agus warga Jalan Gabus Lorong 2 Kelurahan Penrang Kecamatan Wattang Sawitto Kabupaten Pinrang Sulaweai Selatan Indonesia, tega menganiaya sepupunya daeng Ngawing alias Papi , hingga mendapatkan puluhan jahitan di bagian kepala.

Kepala Unit Reserse Mobil Polres Pinrang Sulawesi Selatan Ipda Hasmun mengatakan Perkelahian antar keluarga itu di picu kesalah pahaman, ” Penganiayaan ini, Hanya persoalan sepele ” kata dia saat dimintai konfirmasi, Kamis malam (01/03/2018)

Hasmun mengatakan, pelaku dan korban sama sama mendapatkan perawatan karena keduanya mengalami luka terbuka ” Korban Daeng Ngawing alias Papi menderita Luka pada bagian kepala, karena di hantam menggunakan Balok, sedang Pelaku Agus mengalami luka pada bagian ibu jari tangan kiri ”

Pelaku dan barang bukti lanjut Hasmun sudah diamankan di Mapolsek Wattang Sawitto untuk proses hukum selanjutnya” Tim Crime Fighters Resmob Polres Pinrang sudah menyerahkan pelaku dan barang bukti kepada Polsek Wattang Sawitto ”

Informasi yang dihimpun menyebutkan, terduga pelaku Agus baru kembali ke rumah kontrakannya di jalan gabus setelah minum minuman keras di Jl. Emmi Saelan, Kabupaten Pinrang, sekitar pukul 22.00 wita kamis malam 1 Maret 2018

Namun saat tiba di rumah kontrakan, pelaku terlibat adu mulut dengan pemilik kontrakan.

Korban Daeng Ngawing yang juga mengontrak di rumah tersebut, mendengar adik sepupunya Agus cekcok dengan pemilik rumah kontrakan, sehingga keluar untuk menegur terduga pelaku. Dengan alasan malu kepada tetangga, karena adik sepupunya adu mulut dengan ibu kost.

Tidak terima dengan teguran itu, Agus kemudian mengambil balok dan melempar korban saat meninggalkan pelaku yang masih mengomel setelah ditegur.

Kakak dan Adik bersepupu ini kemudian terlibat perkelahian.Namun Agus mendapat kesempatan untuk mengambil balok dan memukul bagian kepala korban hingga bermandikan darah dan di larikan ke Rumah Sakit Sitti Khadijah Pinrang.

Luka di bagian kepala korban mendapatkan puluhan jahitan, beruntung nyawanya bisa di selamatkan meski banyak mengeluarkan darah.

Korban Daeng Ngawing mengaku menegur adik sepupunya karena malu dengan tetangga saat adiknya terlibat cekcok dengan pemilik rumah ” Saya lebih tua dari dia, jadi wajib mengingatkan, namun dia tidak terima baik ”

Didepan Tim Crime fighters Resmob Polres Pinrang Terduga pelaku Agus mengaku, korban Daeng Nawing terlebih dahulu menyerang dirinya menggunakan parang ” Saya sempat menangkis parangnya. Sehingga ibu jari tangan kiri saya luka ”

Dirinya, lanjut dia, kemudian mengambil mengambil balok yang ada disekitar lokasi kejadian dan memukul korban tepat mengenai kepala.

 

*Panggih

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top